Uncategorized

Manasik Umrah Bisa Bikin Sehat?

Setiap umat muslim yang hendak menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci dianjurkan untuk melaksanakan manasih umrah terlebih dahulu. Kegiatan manasik ini diselenggarakan oleh PT Nur Haramain Mulia.

Sebelum melaksanakan manasik umrah calon jamaah diajak untuk melakukan senam raga terlebih dahulu. Tampak terlihat ekspresi wajah para calon jamaah yang menikmati senam raga di PT Nur Haramain Mulia.

 

Manasik umrah 21 Agustus 2022  diikuti sekitar 450 sampai 500 calon jamaah, calon jamaah umrah PT Nur Haramain Mulia tampak semangat mengikuti manasik umrah yang diadakan mulai pukul 08:00 wib sampai pukul 14:30 wib. calon jamaah umrah PT Nur Haramain Mulia melaksanakan praktik tawaf, sa’i, doa minum air zam-zam dan kegiatan sunnah lainnya.

Manasik Umrah Bisa Bikin Sehat? Read More »

FULL ZIARAH SEBELUM PULANG

Selasa pagi (12/07) selesai membalang jamarat, jamaah sudah berada di Hotel Arkhan bakah II di wilayah mahbas jin. Pada malam hari, Bersama beberapa jamaah yang sehat, nyai Hj. Zulfa Badri dan KH. Mukhlisin melaksanakan tawaf & sa’i Ifadah. “beberapa jamaah yang sakit baru melaksanakan tawaf & sa’I ifadah pada hari Kamis (14/07) Bersama saya dan kyai Mukhlisin. Mereka didorong oleh tenaga pendorong kursi roda yang ada di Masjidil Haram”, ujar nyai Zulfa Badri.

Kegiatan KBIHU Nurul Haramain berlanjut dengan tawaf sunnat, umrah sunnat, dan beberapa ziarah sambil menunggu jadwal kembali ke Indonesia. “Tawaf wada’ rencananya akan dilaksanakan pada hari rabu tanggal 27 Juli 2022 dan berangkat ke Jeddah pada hari kamis jam 10 pagi”, ucap pengasuh dari PP. Baddridduja wilayah Al-Mashduqiah ini.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan haji tahun 2022, jamaah KBIHU ada yang melaksanakan umrah hingga empat belas kali”, menurut nyai Hj. Zulfa Badri. Sementara itu, beberapa tempat ziarah juga disambangi. Salah satu tempat ziarah yang dikunjungi adalah tempat pameran kiswah sebelum ke Hudaibiyah. Menurut Nyai Hj. Zulfa Badri, sebelumnya tidak pernah dibuka untuk umum. “Alhamdulillah, jamaah tahun ini jamaah bisa melihat pameran dan masuk ke pabrik kiswah, tapi tidak bisa masuk ke museum Haramain”, tutur nyai Hj. Zulfa Badri. Tiba masjid kuno Hudaibiyah, jamaah belum bisa mengunjungi peternakan Onta karena beberapa alasan pandemic oleh pemerintah Saudi.

Beberapa tempat ziarah lainnya yang dikunjungi jamaah adalah Jabal Tsur, dan Jabal Rahmah. Beberapa jamaah mendaki ke puncak jabal rahmah. Beberapa jamaah ada yg berfoto, mengucapkan janji setia suami istri, bertawassul kepada Allah SWT, dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan jamaah dengan riang gembira”, tutur ibu dari 4 orang anak tersebut.

Beberapa hari sebelum kepulangan, jamaah KBIHU NURUL HARAMAIN menuju Jabal Nur, dimana terdapat gua Hira yang merupakan tempat Rasulullah SAW mendapatkan wahyu pertama. Jamaah berangkat setelah Sholat subuh Bersama-sama semua rombongan. “Jamaah memiliki kesan tersendiri Ketika tiba di puncak jabal Nur. Bahkan ada yang tidak mengenakan baju saat turun karena sudah kepanasan”, ujar nyai Zulfa Badri. Sore harinya, jamaah melaksanakan umroh sunnat yang kesekian kalinya dari Masjid A’isyah Tan’im.

Ziarah ke Jeddah dilaksanakan keesokan hari setelah dari Jabal Nur. “sebenarnya program ke Jeddah ini tidak terprogram, hanya inisiatif dari KH. Mukhlisin Sa’ad karena biasanya di Jeddah tidak banyak tempat ziarah yang bisa dikunjungi”, ucap istri dari KH. Mukhlisin Sa’ad. Jamaah diberikan waktu untuk istirahat sebelum pulang ke tanah air pada tanggal 28 Julli 2022.

Semoga pelaksanaan haji tahun depan akan menjadi lebih baik lagi dan jamaah yang berhaji tahun ini mendapatkan Haji Mabrur. Aamiin

FULL ZIARAH SEBELUM PULANG Read More »

SEKELUMIT KISAH PELAKSANAAN PUNCAK HAJI AKBAR

Alhamdulillah, pelaksanaan haji 2022 bertepatan dengan Haji akbar. “Pelaksanaan wukuf haji tahun ini tepat pada hari jum’at”, ujar nyai Zulfa selaku ketua KBIHU Nurul Haramain. Pada pelaksanaan haji tahun ini, sebagian besar jamaah KBIHU Nurul Haramain melaksanakan haji dengan cara Tarwiyah. Tarwiyah adalah cara berhaji yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. maka Sebagian besar jamaah berangkat ke Mina pada rabu malam dengan miqat di Hotel. Secara bergilir, jamaah berangkat ke Mina.

Jamaah sudah berada di Mina sejak rabu malam (06/07) hingga jum’at pagi (08/09) jamaah berangsur berangkat ke Arafah untuk mengikuti proses wukuf. “Alhamdulillah, pelaksanaan wukuf berjalan lancar dengan berbagai fasilitas dan makanan yang disediakan”, ujar nyai Zulfa Badri. Prosesi wukuf arafah dimulai pada pukul 11.00 dengan sambutan dari tim haji Indonesia kloter 19 embarkasi Surabaya yang dilanjut sholat Dhuhur. Khotbah arafah dilaksanakan setelah adzan duhur dengan doa arafah dilaksanakan setelah sholat duhur dan Ashar yang dijamak qasar. “Alhamdulillah kloter 19 Embarkasi Surabaya mendapatkan tenda yang sangat nyaman dengan tenda besar”, ungkap nyai Zulfa. Dengan fasilitas ini, jamaah bisa melaksanakan wukuf arafah dengan sangat khusyuk.

Selesai dari prosesi wukuf arafah, semua jamaah melaksanakan makan siang. Dzikir mandiri menjadi kegiatan berikutnya yang dilaksanakan oleh jamaah. “alhamdulillah, semua jamaah tidak ada yang membuang waktu. Semuanya berdzikir kepada Allah SWT.”, ungkap istri dari KH. Mukhlisin Sa’ad, M.A.

Munajat Bersama dilaksanakan pada hari jum’at setelah wukuf pukul 14.30 yang disiarkan langsung di kanal youtube dan zoom meeting Nur Haramain Mulia. Acara ini dipimpin langsung oleh KH. Mukhlisin Sa’ad, M.A. dihadiri lebih dari 300 orang baik secara zoom meeting maupun Youtube.

Setelah dzikir Bersama-sama, jamaah mengakhiri kegiatan dengan dzikir Bersama pasangan masing-masing dibawah langit padang arafah. Sekitar jam 16.30 semua jamaah dengan sangat khusyu’ berdzikir hingga sebelum sholat maghrib.

Selesai sholat maghrib yang dijamak dengan sholat isya’, jamaah mulai berangsur menuju muzdalifah mulai pukul 20.00-21.00 menggunakan bus. Di muzdalifah jamaah beristirahat dengan alas sajadah untuk mengumpulkan tenaga sebagai persiapan melempar jumroh di Jamarat di malam yang sama. Selepas jam 24.00, jamaah mendapat antrian no 4 untuk melaksanakan lempar jumroh.

Pelaksanaan haji tahun ini tidak berjubel dan tidak berebut. Perbedaan yang sangat jelas dengan pelaksanaan haji tahun-tahun sebelumnya. Semua jamaah terangkut menuju mina tanpa harus berdesak-desakan. Setibanya di Mina, jamaah bersiap sesuai rombongan menuju tempat pembalangan. Jamaah bergerak menuju jumrotul aqobah dengan berjalan kaki pada tanggal 10 Dzulhijjah. “Alhamdulillah semangat jamaah untuk melempar jamarot sangat tinggi meskipun beberapa jamaah yang kurang sehat diwakilkan untuk melempar jumroh”, ucap Nyai Zulfa Badri.

Kegiatan berlanjut di tanggal 11,12,13 Dzulhijjah semua jamaah tetap semangat melempar jumroh. “Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar, tidak ada yang terlewatkan, semuanya sudah melempar jamarot dengan menggunakan nafar tsani. Kita berada di Mina hingga 13 Dzulhijjah”, lanjut cerita nyai zulfa Badri.

SEKELUMIT KISAH PELAKSANAAN PUNCAK HAJI AKBAR Read More »

Jabal Rahmah Tempat Bertemunya Adam dan Hawa

Jabal Rahmah merupakan bukit batu yang terletak 25 kilometer sebelah tenggara Kota Makkah. Bukit ini berada di selatan Padang Arafah, Jabal Rahmah memiliki pesona dan keistimewaan tersendiri.

Jabal dalam bahasa Arab berarti gunung atau bukit. Sedangkan, Rahmah berarti kasih sayang. Bukit ini disebut bukit kasih sayang karena diyakini di bukit inilah pertemuan Nabi Adam dan Hawa ketika diturunkan ke bumi secara terpisah. Kedua suami istri tersebut dipertemukan dan akhirnya bisa kembali merajut kasih sayang mereka.
Jabal Rahmah hanya sebuah bukit kecil dengan ketinggian 70 meter. 

Bukit ini didaki oleh jamaah KBIHU Nurul Haramain Kraksaan Probolinggo dengan melewati sekitar 160-an anak tangga. Mendaki bukit ini dari dasar hingga mencapai tugu Adam dan Hawa biasanya hanya menghabiskan waktu sekitar 15 menit saja. Dari puncak Jabal Rahmah, pemandangan Padang Arafah dapat terlihat jelas. Pegunungan tandus serta kemah-kemah jamaah haji yang berwukuf di sana.

Baik di musim haji maupun tidak, Jabal Rahmah tetap dipadati pengunjung. Ketika musim haji, mereka yang wukuf di Padang Arafah banyak yang memadati bukit ini. Sedangkan di luar musim haji, terutama mereka yang sedang menunaikan ibadah Umroh, juga mangagendakan datang berziarah dan napak tilas pertemuan sepasang nenek moyang manusia itu.
Bukan hanya menjadi tempat bertemunya Adam dan Hawa, Bukit yang terletak di Padang Arafah ini juga memiliki banyak keistimewaan yang mungkin belum Anda ketahui. Salah satunya, bukit ini menjadi tempat diturunkannya wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tatkala Beliau melakukan Wukuf. Wahyu tersebut termuat dalam QS Al-Maidah (5): 3.

Jabal Rahmah Tempat Bertemunya Adam dan Hawa Read More »

Masjid Hudaibiyah, Tempat Miqat Sarat Kisah Perjuangan Islam

Rosulullah yang sudah memahami karakter orang-orang Mekah kala itu, yakin bahwa kaum Quraisy Mekkah akan melanggar perjanjian tersebut sebelum selesai 10 tahun. Benar saja, belum genap 10 tahun, orang-orang Quraisy melanggar perjanjian Hudaibiyah, sehingga perjanjian ini menjadi cikal bakal penaklukan kota Mekah.

Di lokasi perjanjian itulah, kini berdiri sebuah masjid bernama Masjid Asy-Syumaisi Hudaibiyah. Masjid yang oleh jemaah haji dan umrah dijadikan tempat mengambil miqat umrah. Luasnya tak lebih dari 1.000 meter persegi. Letaknya persis di pinggiran jalan lama menuju Jeddah.

Di sebelah utara masjid ini terdapat puing-puing bangunan masjid tua yang konon menjadi saksi sejarah Perjanjian Hudaibiyah. Meski bangunannya sudah tidak utuh lagi, namun sarat makna sejarah perjalanan perkembangan Islam di Mekah. Bangunan ini hanya menyisakan bagian dinding tanpa atap. Dinding yang tampak masih berdiri kokoh hingga kini, terbuat dari susunan batuan gunung yang direkatkan dengan tanah liat. Tebalnya mencapai satu hasta.

Masjid Hudaibiyah, Tempat Miqat Sarat Kisah Perjuangan Islam Read More »

Scroll to Top