Kraksaan — Sebagai bagian dari persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 M / 1447 H, sebanyak 67 calon jemaah haji mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap pertama di Puskesmas Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai 31 Oktober hingga 3 November 2025, dengan jeda hari Minggu sebagai hari libur.
Pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan seluruh calon jemaah dalam kondisi sehat, layak terbang, dan siap secara fisik maupun mental menjalankan ibadah haji. Kegiatan dimulai dengan proses administrasi, di mana jemaah menyerahkan berkas dan mendapatkan nomor antrean. Selanjutnya, petugas kesehatan memberikan tabung darah dan pot urine sebagai perlengkapan pemeriksaan laboratorium. Setelah itu, jemaah melakukan pembayaran biaya pemeriksaan dan dilanjutkan dengan pengambilan darah pertama.
Sambil menunggu pemeriksaan lanjutan, jemaah diberi waktu untuk makan dan minum agar tetap bugar. Pemeriksaan berikutnya meliputi tes elektrokardiogram (ECG) untuk mengetahui aktivitas listrik jantung serta pemeriksaan rontgen dada guna mendeteksi kondisi paru-paru dan organ dalam lainnya. Setelah seluruh tahapan selesai, jemaah menunggu sekitar dua jam untuk pengambilan darah kedua sebagai bagian dari pemeriksaan lanjutan.
Dalam kegiatan ini, KBIHU Nurul Haramain turut memberikan pendampingan penuh kepada seluruh calon jemaah. Pendampingan dilakukan sejak proses administrasi, pengisian formulir, hingga membantu koordinasi dengan petugas kesehatan di lokasi. Kehadiran tim pendamping bertujuan memudahkan jemaah dalam mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan serta memastikan kenyamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“yang sangat menunjang dalam kesehatan dhohir kita adalah sehat batin dan sehat hati kita. Mari lepaskan hal-hal yang mengganggu hati kita dan jauhi penyakit hati. Sehingga dhohir kita akan mewujudkan aura yang sehat.,” ujar Nyai Hj. Zulfa Badri, S.Pd.I Ketua KBIHU Nurul Haramain.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat dari para jemaah serta petugas kesehatan. Semoga hasil pemeriksaan ini menjadi langkah awal menuju kesiapan lahir dan batin dalam menyambut panggilan Allah menuju Baitullah pada musim haji tahun 2026 mendatang.